Cara Memperbaiki HP Android Restart Sendiri

Cara Memperbaiki HP android Restart Otomatis

Cara Memperbaiki HP Android Restart Sendiri – Bicara soal smartphone android hampir semua orang sudah memilikinya. Mungkin anda salah satunya ?

Banyak sekali perubahan yang terjadi dari smartphone ini. Mulai dari perubahan versi pertama yakni versi 1.1 sampai yang paling baru versi 7.0 Naugat. Dan bukan hanya itu, bahkan fiturnya pun semakin canggih dan menarik.

Namun disisi lain seberapapun canggihnya yang namanya smartphone pasti ada saja masalah yang dialami mulai dari kerusakan kecil sampai kerusakan berat. Misalnya HP android restart sendiri terus – menerus. Kejadian itu merupakan masalah yang sering dialami pengguna smartphone.

Dalam postingan kali ini androidkuma akan membagikan panduan tentang cara memperbaiki android restart sendiri. Sebelum itu, ini ada sedikit informasi mengenai penyebab HP android restart otomatis. Simak ulasanya :

  • Adanya aplikasi yang tidak kompatibel dan juga crash.
  • Adanya sistem yang rusak diponsel yang digunakan.
  • Terlalu banyak aplikasi sehingga memakan banyak RAM.
  • Banyaknya sampah yang tersimpan diandroid karena tidak dibersihkan.
  • Ponsel anda terdapat virus karena dibawa oleh aplikasi pihak ketiga.
  • Aplikasi yang digunakan sudah usang yang membuat kinerja tidak stabil.

Nah, itulah beberapa penyebab yang membuat ponsel android restar otomatis. Jadi kami harap kalian tidak melakukan kesalahan yang sudah kami sebutkan diatas.

6 Cara Memperbaiki HP Android Sering Restart Sendiri.

Nah, setelah kalian mengetahui penyebab hp android sering restart, mari kita simak cara untuk mengatasinya berikut ini.

1. Periksa Pengaturan HP Android.

Periksalah pengaturan android anda, karena bisa saja tanpa sengaja anda merubah beberapa setelan yang ada di android dan menyebabkan sistem tidak stabil. Jika ada yang berubah maka kembalikan lagi seperti semula. Mengubah pengaturan yang salah dapat menyebabkan sistem error dan akhirnya ponsel melakukan restart berulang. Jadi anda harus berhati – hati dalam mengubah setelan yang ada di android. Jika anda tidak mengerti sebaiknya tanyakan kepada teman anda yang paham tentang smartphone. Agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

2. Periksa Aplikasi Yang Terpasang.

Selanjutnya periksa aplikasi yang terpasang diponsel anda terutama aplikasi dari pihak ketiga. Karena mungkin saja aplikasi tersebut tidak kompatibel dengan dengan sistem android yang anda gunakan. Apalagi jika mengunduhnya melalui situs lain dan bukan dari Google Playstore. Bisa jadi aplikasi itu tidak cocok dengan ponsel yang anda miliki dan sebaiknya hapus aplikasi tersebut. Setelah itu restart ponsel anda tujuannya untuk merefresh sistem android. Dan jangan ulangi lagi untuk menginstall aplikasi sembarangan.

3. Jangan Membebani RAM Android

Banyaknya aplikasi yang tersedia di Google Playstore membuat kita terlena untuk menginstalnya, yang tanpa kita sadari membuat memori internal penuh. Sehingga membebani RAM dan membuat kinerja android tidak stabil. Menginstal aplikasi boleh saja, namun anda juga harus memperhatikan kapasitas yang dimiliki ponsel itu. Sebaiknya hapus juga aplikasi yang tidak digunakan untuk menghindari penuhnya memori internal dan RAM menjadi longgar kinerja android pun menjadi stabil.

4. Menginstall Anti Virus.

Virus adalah musuh dari setiap sistem operasi terbuka seperti android. Karena sistem tersebut memiliki celah terbuka yang rentan dimasuki virus. Ada beberapa penyebab kenapa ponsel bisa terinfeksi virus mulai dari browsing, transfer file, dan juga dari aplikasi yang tidak jelas sumber keamanannya. Untuk mengatasinya anda bisa memasang aplikasi anti virus seperti 360 security, AVG anti virus, dan masih banyak lagi. Kemudian scan seluruh sistem dan file yang ada di android termasuk yang tersimpan di memori eksternal.

5. Bersihkan Cache Yang Ada di Android.

Mungkin anda tidak ada waktu untuk membersihkan chace yang ada di android. Sebenarnya hal ini sangat penting sekali dilakukan untuk memaksimalkan kinerjanya. Untuk membersihkan cache bisa anda lakukan dengan dua cara yaitu dengan menggunakan aplikasi atau dengan cara manual. Jika anda ingin membersihkan cache dengan aplikasi, sebaiknya anda gunakan aplikasi pembersih terbaik seperti clean master, app cache cleaner, dan masih banyak lagi. Namun, bila anda ingin melakukannya secara manual, anda cukup masuk kemenu recovery mode kemudian pilih wipe cache. Sebaiknya anda membersihkannya secara berkala, agar cache tidak menumpuk dan meminimalisir terjadinya kerusakan android.

6. Factory Reset.

Langkah selanjutnya untuk memerbaiki hp android restart otomatis yaitu dengan melakukan factory reset. Jika anda melakukan cara ini anda bisa sekaligus membersihkan cache dan membuang aplikasi yang membahayakan. Namun ada resiko dari melakukan factory reset ini yaitu bisa menyebabkan semua file yang ada di memori internal android hilang. Lebih baik anda backup terlebih dahulu file yang ada di memori internal ke eksternal sebelum melakukannya. Nah, untuk cara yang satu ini kami sudah membuat artikelnya yang berjudul Cara Melakukan Factory Reset Android Terbaru. 

Mungkin itu saja cara memperbaiki HP Android Restart Sendiri yang bisa kami berikan. Semoga artikel ini bisa membantu anda. Tunggu postingan menarik dari kami selanjutnya hanya di androidkuma.com. Terima kasih.

You might like